Pendawa || Bojonegoro — Rumah Sakit Muhammadiyah Kalitidu melaksanakan skrining kesehatan bagi calon relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Senin 05/01/2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh relawan dalam kondisi sehat dan layak terlibat dalam pelayanan program.
Skrining kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kondisi fisik umum, serta wawancara riwayat kesehatan. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan dan kualitas layanan, mengingat relawan SPPG akan terlibat langsung dalam proses pengolahan dan distribusi makanan bergizi kepada masyarakat sebagai penerima manfaat.
Tim medis RS Muhammadiyah Kalitidu dipimpin langsung oleh Siti Khikayatun, yang memastikan seluruh tahapan skrining berjalan sesuai standar pelayanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa kesehatan relawan merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan program SPPG.
“Relawan yang sehat akan menunjang pelayanan yang optimal dan aman. Skrining ini penting agar tidak hanya penerima manfaat yang terlindungi, tetapi juga para relawan itu sendiri,” ujarnya.
Melalui kegiatan skrining ini, panitia SPPG Pungpungan berharap dapat menghadirkan relawan yang siap secara fisik dan mental, sehingga pelaksanaan program pemenuhan gizi dapat berjalan maksimal, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Hal serupa disampaikan Haryono, koordinator perekrutan calon relawan pada SPPG Pungpungan. “Ini wujud keseriusan kami dalam memastikan kelancaran program utamanya pada keamanan pangan.”Ucap pria yang juga dikenal sebagai praktisi hukum dan pengamat masalah kebijakan daerah tersebut.
Dihubungi terpisah, Kepala Desa Pungpungan, Slamet Hariyadi mengatakan.” Saya ingin hadirnya SPPG Di wilayah saya ini bisa mendongkrak ekonomi lokal, utamanya UMKM dan Koperasi. Sesuai dengan Perpres 115 Tahun 2025. Saya ingin Bumdes mengambil peran signifikan, dengan mengoptimalkan rantai pasok bahan pangan dapur SPPG.(heli)
